mengerti katamu? itu dulu
sayang diriku, sudah berlalu
kini aku tak kenal dirimu
hanya sekilas bayangan bagiku
sungguh tak ingin berlalu
kenangan indah itu
siapa yang paham?
apa kurangku padamu?
berapa besar goresan ini?
bagaimana perihku padamu?
apakah aku tak pantas?
kapankah dirimu mengerti?
Pages
Senin, 03 September 2012
Jumat, 31 Agustus 2012
hikmah di balik sial
“Pokoknya besok kamu harus datang ke rumahku !!” kata Sigit padaku , “iya,iya” jawabku singkat , dua hari yang lalu aku memang berjanji pada Sigit ke rumahnya untuk meminjamkan kaset playstation baru miliku , namun hari itu aku lupa membawakan kaset itu , padahal sigit telah menantikannya sejak lama. Akhirnya seharian itu aku mendapat omelan dan cacian darinya. Aku pun hanya mengalah pada kata-katanya.
Malam harinya ponselku berdering tepat pada jam sembilan malam, namun malam itu aku sudah tertidur karena merasakan semua tulangku yang hampir remuk. Awalnya aku merasa malas untuk mengangkat ponsel itu, tapi akhirnya kuangkat juga karena merasa terganggu akan suara bisingnya. Aku tidak sempat melihat siapa penelpon tersebut, tapi ketika kuangkat telpon itu aku langsung jatuh dari tempat tidur karena kaget akan teriakan Sigit di telpon, “bawakan kasetku!!” ucapanya lantang, karena merasa jengkel aku pun menjawab dengan bumbuan ejekan. Sebenarnya aku jadi bertanya tanyaakan sesuatu, sebenarnya itu kaset siapa?? Dengan peristiwa jatuhnya aku dari tempat tidur, aku sudah membawa kaset itu setelah bangun tidur. Dan yang paling membuatku tidak suka adalah cara membangunkannya saat aku tidur. Maka aku putuskan untuk selalu menyiapkan kaset yang akan dipinjam Sigit sebelum tidur. Seperti biasa aku datang ke sekolah pada pukul 6.50, padahal seharusnya pelajaran dimulai pukul 6.45, jengkelnya aku harus membersihkan sekolah dari sampah jika aku datang ke sekolah lebih dari pukul 6.45, meskipun aku hanya terlambat 0,001 detik. Setelah membersihkan sekolah aku masuk kelas dengan perasaan yang tidak mengenakan, mengingat guru Biologi kami sangat menakutkan, bahkan lebih menakutkan dari pada babi hutan yang mengamuk. Tapi untungnya aku lepas dari amukan itu karena guruku sedang pergi ke toilet. Aku duduk di sebelah Raihan, Raihan termasuk salah satu teman terbaiku karena aku selalu mendapat contekan PR atau ulangan darinya, dia pun juga mau ikut ke rumah Sigit untuk bermain playstation bersama, tapi dia tidak semarah dan penelpon menjengkelkan seperti Sigit jika aku tidak membawa kaset. Tidak sampai 30 detik aku duduk di bangkuku Sigit bertanya padaku apakah aku membawa kasetku, tapi aku merasa jengkel dan bilang padanya “sorry, ketinggalan” sejurus kemudian aku merasakan hawa ingin membakar sekolah dari Sigit, tapi untungnya guru Biologi kami datang, dan mengingat amukan Sigit akan redup jika diadu dengan amukan guru kami, sigit pun hanya tertunduk kecewa dan kesal. Saat istirahat Sigit menghampiriku seakan kesurupan setan kesiangan, tapi saat dia akan mengucapkan sepatah kata aku menunjukan kasetku dari loker bangkuku. Seakan diguyur air es amarah Sigit pun beralih menjadi senyuman manis. Saat pulang sekolah kami langsung meninggalkan sekolah dengan cepat, tapi mungkin tidak lebih cepat dari jalannya seekor siput yang menggunakan NOS. Sambil menunggu angkot kami membeli jus di tempat langganan kami harganya mungkin murah tapi jusnya hanya diberi sedikit, bahkan terkadang tidak di beri bongkahan es. “eh,, cepat angkotnya keburu penuh !!” teriak Sigit padaku dan Raihan. Kami pun berlari secepat yang kami bisa untuk menaiki angkot tersebut aku duduk di sebelah pak sopir, namun mengapa aku merasakan firasat buruk saat itu. Sigit dan Raihan duduk di belakang. “kiri pak, kiri!!” teriak Sigit seakan ingin memecahkan kaca angkot tersebut, tak lama kemudian aku langsung tersentak ke depan dan hampir membenturkan kepalaku ke kaca yang hampir pecah tadi akibat teriakan Sigit, setelah turun aku memperkirakan bahwa si sopir menggunakan rem cakram. Setelah turun dari angkot kami harus berjalan sekurang-kurangnya 500 meter menuju rumah Sigit, sebenarnya aku tidak tau menau seluk beluk rumah Sigit, karena aku tidak pernah ke rumah Sigit sebelumnya. Ketika sampai di rumahnya, Sigit menyuguhkan tiga gelas sirup marjan rasa jambu pada kami bertiga. Setelah itu dia langsung mempersiapkan playstationnya untuk mecoba kaset yang aku bawakan untuk segera dieksekusi. Tak terasa jam dinding di kamar Sigit sudah menunjukan pukul 14.29.59 WIB, Sigit meminta salah satu dari kita untuk membeli bakso. Karena tidak ada yang mau mengalah terpaksa diputuskan lewat adu hompimpa. Tapi sialnya selalu aku yang kalah, Sigit dan Raihan hanya tersenyum mengejek katika aku cemberut jengkel, mengingat aku selalu kalah jika disuruh hompimpa. Dan aku tau bahwa mereka memanfaatkan kelemahanku untuk mendapat keuntungan, sebenarnya Raihan mau menawarkan diri untuk membeli bakso karena aku bersikap pesimis, tapi karena dia selalu memberikan contekan padaku aku jadi tidak tega padanya. “Aduh.. dimana dan kemanakah aku harus membeli tiga bungkus bakso itu??” keluhku pada diriku sendiri, “tau begini biarkan saja Raihan menggantikanku membeli bakso” keluhku pada diriku sendiri lagi yang seakan seperti orang gila kesiangan. Siang itu matahari terasa menyengat kulit, dan parahnya aku hanya berputar-putar di sekeliling kampung Sigit tanpa arah dengan tujuan membeli bakso. Aku melihat jam di sebuah bengkel, “waduh udah jam 16.00!!” udah 1 jam 31 menit 1 detik aku berkeliaran bagaikan anak hilang di kampung Sigit, malangnya beberapa menit kemudian aku malah sampai di sungai yang sedikit menjijikan karena ada nenek yang buang hajad di sana, “huh.. rasanya mau nangis aja kalau begini” keluhku. Namun tak lama kemudian ada suara menggelegar yang sangat kuingat jelas, suara guru Biologiku!! “Tio!! Kamu Tio anak kelas 9J itukan?? Teriak guru Biologiku, “bener banget bu Risa” sahutku penuh bahagia, aku sangat dikenal oleh bu Risa karena aku sering terlambat pada jam pelajarannya, tapi gara-gara terlambat itu aku jadi selamat. Untungnya bu Risa tau dimana rumah Sigit, Aku diantarnya sampai rumah Sigit dengan senang hati olehnya. Ketika di Rumah Sigit aku melihat bakso yang sudah disantap oleh dua bocah tengil itu tepat setelah mengucapkan terima kasih dan mengusir pergi bu Risa dari rumah Sigit. Aku sangat jengkel sekali saat itu dan berkata “saat temennya tersesat kalian kok malah makan bakso dengan santai!! Dasar tak berperikehewanan, eh.. berperikatemanan” ejekku kesal, namun mereka hanya tertawa, aku jadi malah tambah kesal, tapi aku merasa sedikit senang karena gara-gara aku suka terlambat, aku mendapat pertolongan yang tak terduga duga dari guruku. Aku pun dapat menarik kesimpulan bahwa tak selalu kesialanku membawa petaka.
cerpen 1 - penjaga rumah
Aku tersenta kaget mendengar suara geraman macan di koridor rumah. Aku memberanikan diri melihat keluar, betapa kagetnya aku melihat sosok macan besar setinggi kira-kira 7 meter berdiri tegak di depan kamarku. Matanya merah menyala dan membuatku pingsan di tempat.
Jam weker membangunkanku, kulihat waktu menunjukkan pukul 7 kurang 10 menit, sejenak kusadari bahwa kejadian itu hanya mimpi. Ibuku menyuruhku untuk segera bersiap-siap pergi ke sekolah, namun aku masih teringat kejadian tengah malam itu. Aku masih berpikir jika itu nyata, saking seriusnya aku lupa untuk membawa tas ku ke sekolah.
Beberapa hari ini memang aku kepikiran tentang hantu macan berdiri tegak dan bermata merah itu. Seminggu lalu ayah membeli sebuah topeng macan tua di sebuah toko antik, bagaimana aku tidak takut?? topeng itu serasa mengeluarkan aura-aura yang mengerikan. Setiap malam aku mendengar suara geraman macan dari koridor, yang kebetulan berada di depan kamarku. Sering juga aku mendengar langkah derap kaki yang sedang berlari.
waktu itu aku terbangun tepat pukul 12.00 malam, dan aku yakin itu bukan mimpi. Ada suara teriakan yang menggema di koridor. Aku seakan ingin mengintip, namun terasa berat sekali. Entah karena apa pintu kamarku terbuka lebar dengan sendirinya. Auman macan jelas terdengar di telingaku, sesosok macan besar muncul di depan mataku. Aku hanya terpanah melihat macan besar itu, aku menyalakan lampu dan melihat di sekitar kamarku, namun tidak ada siapa siapa.
Aku sangat ketakutan, dengan cepat aku menuju kamar ayah dan ibu. Betapa kagetnya aku melihat kobaran api di dapur yang baru saja kulewati. Dengan cepat aku mencoba memadamkannya dengan air dari kamar mandi yang kebetulan dekat dapur. Aku berteriak kencan yang langsung membangunkan dan meyaret ayah dan ibu ke dapur.
Tak lama kemudian api berhasil di padamkan, ibuku dengan cepat menanyakan keadaanku, ayah bertanya apa yang terjadi. Aku ceritakan semua kecuali soal macan. aku ingat perkataan penjaga toko antik yang sudah berumur itu, bahwa janga pernah melihat luarnya namun dalamnya. Aku sadar yang di maksud itu adalah si topeng, aku tertegun sejenak, mencoba memahami situasi, dari dalam hati terucap kata yang tidak biasa, terima kasih penjaga rumah.
Jam weker membangunkanku, kulihat waktu menunjukkan pukul 7 kurang 10 menit, sejenak kusadari bahwa kejadian itu hanya mimpi. Ibuku menyuruhku untuk segera bersiap-siap pergi ke sekolah, namun aku masih teringat kejadian tengah malam itu. Aku masih berpikir jika itu nyata, saking seriusnya aku lupa untuk membawa tas ku ke sekolah.
Beberapa hari ini memang aku kepikiran tentang hantu macan berdiri tegak dan bermata merah itu. Seminggu lalu ayah membeli sebuah topeng macan tua di sebuah toko antik, bagaimana aku tidak takut?? topeng itu serasa mengeluarkan aura-aura yang mengerikan. Setiap malam aku mendengar suara geraman macan dari koridor, yang kebetulan berada di depan kamarku. Sering juga aku mendengar langkah derap kaki yang sedang berlari.
waktu itu aku terbangun tepat pukul 12.00 malam, dan aku yakin itu bukan mimpi. Ada suara teriakan yang menggema di koridor. Aku seakan ingin mengintip, namun terasa berat sekali. Entah karena apa pintu kamarku terbuka lebar dengan sendirinya. Auman macan jelas terdengar di telingaku, sesosok macan besar muncul di depan mataku. Aku hanya terpanah melihat macan besar itu, aku menyalakan lampu dan melihat di sekitar kamarku, namun tidak ada siapa siapa.
Aku sangat ketakutan, dengan cepat aku menuju kamar ayah dan ibu. Betapa kagetnya aku melihat kobaran api di dapur yang baru saja kulewati. Dengan cepat aku mencoba memadamkannya dengan air dari kamar mandi yang kebetulan dekat dapur. Aku berteriak kencan yang langsung membangunkan dan meyaret ayah dan ibu ke dapur.
Tak lama kemudian api berhasil di padamkan, ibuku dengan cepat menanyakan keadaanku, ayah bertanya apa yang terjadi. Aku ceritakan semua kecuali soal macan. aku ingat perkataan penjaga toko antik yang sudah berumur itu, bahwa janga pernah melihat luarnya namun dalamnya. Aku sadar yang di maksud itu adalah si topeng, aku tertegun sejenak, mencoba memahami situasi, dari dalam hati terucap kata yang tidak biasa, terima kasih penjaga rumah.
puisi 3 - kamu
alunan cintamu merangkai rindu
roman wajahmu palingkan duniamu
ingin aku memeluk dirimu
erat bagaikan tancapan paku
luluh hatiku pikirkanmu
rasa cinta yang tiada dua
oleh alunan indah wajahmu
nafas seakan tercekik
alangkah bahagianya hatiku
luluh hatiku karnamu..
roman wajahmu palingkan duniamu
ingin aku memeluk dirimu
erat bagaikan tancapan paku
luluh hatiku pikirkanmu
rasa cinta yang tiada dua
oleh alunan indah wajahmu
nafas seakan tercekik
alangkah bahagianya hatiku
luluh hatiku karnamu..
puisi 2 - tanpa harapan
wajahmu sungguh menjarah..
hati berbinar sangat merah..
rindu terasa sangat marah..
retak hati sangat parah..
kini mencoba untuk pasrah..
hati berbinar sangat merah..
rindu terasa sangat marah..
retak hati sangat parah..
kini mencoba untuk pasrah..
Puisi 1 - Waktu
dingin pikiranku merangkai waktu..
badai kehampaan masa lalu..
lembut kenangan d hati..
bola waktu yang terus berputar..
putih berseri menyambut masa depan..
panasnya hati melalui waktu..
kering sudah masa lalu..
luas hamparan knangan itu..
tanduskan knangan hitam itu..
oasis dingin menunggu d depan..
badai kehampaan masa lalu..
lembut kenangan d hati..
bola waktu yang terus berputar..
putih berseri menyambut masa depan..
panasnya hati melalui waktu..
kering sudah masa lalu..
luas hamparan knangan itu..
tanduskan knangan hitam itu..
oasis dingin menunggu d depan..
Minggu, 26 Agustus 2012
tips agar cepat gemuk
1. Makanlah 5 sampai 6 kali sehari, porsinya yang sedang-sedang saja, dan jangan makan junk food? Karena memakan junk food bukan saja menambah lemak tidak sehat tetapi juga bisa memperlambat metabolisme tubuh menjadikan tubuh tidak bisa bekerja secara sehat.
2. Makan karbohidrat dan protein secara langsung setelah selesai latihan. Hal ini diperlukan untuk mengantikan glycogen atau gula dalam otot yang habis sewaktu kita latihan. Dan proteinnya dibutuhkan oleh otot yang baru saja kita ‘rusak’ dengan latihan berat.
3. Makan real food (bukan suplemen) Masimal 1 jam setelah latihan
4. Minum multivitamin (ini keharusan buat yang mau nambah berat badan, karena vitamin B terutama, sangat membantu untuk mencerna nutrisi yang kita makan. Akan percuma makan banyak makanan tapi tubuh kita tidak bisa mencernanya dengan baik).
5. Jangan latihan beban melebihi 1 jam. Latihan lebih dari 1 jam akan memboroskan kalori Anda. Sedangkan kalori tetap dibutuhkan untuk membangun otot-otot Anda.
6. Tidak melatih otot yang sama lebih dari 2x dalam seminggu
7. Sudah mengikuti 9-12 set per otot per sesi. Jangan melatih otot chest dengan seluruh alat di gym dengan asumsi semakin lengkap semakin baik. Gunakan hanya 3-4 alat masing-masing sekitar 3-4 set dan gunakan basic compound movement saja. No Isolation Movement.
8. 6-8 reps adalah suatu keharusan, tidak boleh sampai 12 reps. 6-8 reps tuh sudah failure.
9. Gunakan negatif reps. Setelah failure, dibantu oleh teman/spotter untuk angkat, dan kita tahan untuk turunnya. Variasikan negatif reps ini selama 2-3 minggu sekali.
10. Sudah menggunakan High Intensity Training untuk latihan beban. Yang artinya, istirahat pendek antar set, sekitar 1.5 – 2 menit. Dan angkat beban seberat mungkin. Contoh: buat yang tinggi sekitar 160-165, jangan bilang bench press 10kg kiri kanan sudah berat. Seperti itu tidak akan bisa menaikkan masa otot Anda. Kejar target minimal 25-30kg kiri kanan. Kalau belum mampu, naikkan perlahan-lahan tiap minggu sampai Anda mampu, kalau perlu, minta bantuan teman.
Minggu, 13 Mei 2012
JAMBAN, aku GALAU !!
gan sis and gan bro pasti tau kan GALAU itu apa?? sebenarnya galau itu adalah kondisi dimana kita itu lagi bimbang dan bingung. Tapi banyak orang yang salah mengartikan kata GALAU, seperti contohnya, mau makan enak tapi sariawan, bingung mau makan apa enggak, GALAU!! 5 hari belum BAB, tapi enggak kebelet, bingung, GALAU lagi!! mau ngerjakan pe'er, tapi sulit, bingung mau dikerjakan secara ta'awut atau nyontek temen, GALAU terus!!
nah, GALAU yang mau aku 'curcol'in disini adalah, GALAU cin*a,
huh, gan sis dan gan bro, aku baru pertama kali ini merasakan GALAU, jadi gini nih ceritanya..
aku itu suka sama seseorang, sebut aja uci (nama sebenarnya, loh??) pertama kali kenal enggak ada perasaan apa2, biasa aja, tapi lama2 entah mengapa aku punya rasa sama uci, aku coba deketin dia. Sampai akhirnya aku beranikan diri minta nomer hp nya, wuiih, minta nomernya aja udah deg2an, serasa ada di padang pasir yang luas dan panas (4l@y mode on -_-) Nah, hari demi hari berlalu, aku merasa ANEH, pengen rasanya mengungkapkan. Dan akhirnya aku bilang kalo suka ma dia, dan aku pun kaget dengan jawabannya, sh*t !! dia bilang gini " MAAF TAPI AKU ITU COWOK !!" (@*^#!)*@^#)%( ( GK LAH DING!! ). Ternyata dia itu gk percaya kalo aku suka ma dia, JAMBAN !! GALAU lah aku !! -,-
nah, pas seperti ini aku seringmendengarkan lagunya budi anduk (loh??) budi doremi yang 123456, pas banget soalnya.. :D
'1' kali ku bertemu..
'2' lam sudah rasaku..
'3' kata yang kutau.. aku cinta padamu..
'4' malam kumenunggu.. jawaban cinta darimu..
'5' tanda yang kau beri..
'6' paknya kau tak suka padaku.. -________-
yah.. tampaknya ini pertanda bahwa aku emang belum boleh pacaran lagi pas SMP, tapi belum tau lagi pas SMA ?? :p
semoga saja aku mendapatkan cewek yang lebih cantik dan baik hati nanti, AMINN !! :D
sekian curcol dariku semoga dapat dijadikan suri tauladan, weee :p
nah, GALAU yang mau aku 'curcol'in disini adalah, GALAU cin*a,
huh, gan sis dan gan bro, aku baru pertama kali ini merasakan GALAU, jadi gini nih ceritanya..
aku itu suka sama seseorang, sebut aja uci (nama sebenarnya, loh??) pertama kali kenal enggak ada perasaan apa2, biasa aja, tapi lama2 entah mengapa aku punya rasa sama uci, aku coba deketin dia. Sampai akhirnya aku beranikan diri minta nomer hp nya, wuiih, minta nomernya aja udah deg2an, serasa ada di padang pasir yang luas dan panas (4l@y mode on -_-) Nah, hari demi hari berlalu, aku merasa ANEH, pengen rasanya mengungkapkan. Dan akhirnya aku bilang kalo suka ma dia, dan aku pun kaget dengan jawabannya, sh*t !! dia bilang gini " MAAF TAPI AKU ITU COWOK !!" (@*^#!)*@^#)%( ( GK LAH DING!! ). Ternyata dia itu gk percaya kalo aku suka ma dia, JAMBAN !! GALAU lah aku !! -,-
nah, pas seperti ini aku seringmendengarkan lagunya budi anduk (loh??) budi doremi yang 123456, pas banget soalnya.. :D
'1' kali ku bertemu..
'2' lam sudah rasaku..
'3' kata yang kutau.. aku cinta padamu..
'4' malam kumenunggu.. jawaban cinta darimu..
'5' tanda yang kau beri..
'6' paknya kau tak suka padaku.. -________-
yah.. tampaknya ini pertanda bahwa aku emang belum boleh pacaran lagi pas SMP, tapi belum tau lagi pas SMA ?? :p
semoga saja aku mendapatkan cewek yang lebih cantik dan baik hati nanti, AMINN !! :D
sekian curcol dariku semoga dapat dijadikan suri tauladan, weee :p
Sabtu, 07 April 2012
kebersihan sebagian dari uang
ada pepatah "kebersihan sebagian dari iman"
tapi menurutku seharusnya " kebersihan itu sebagian dari uang" mau tau kenapa?? hanya di tri, gk ding. Aku bilang kayak tadi karena kata ibundaku (weee, alay) kalo aku gk jaga kebersihan kamar dengan baik maka uang saku bakal DIPOTONG !! kebayang gk sih !!
menjaga uang, ehh.. maksud ane kebersihan itu cukup sulit bagiku, yah, karena kalian tau sendiri kan aku tuh gimana, suka pipis di pojokan, pup di dicelana sambil kayang, mandi setiap 3 abad sekali, dll, gk lah gan, aku orangnya bersihan, gk mungkin kayak gitu, hehehe....
Nah,, akibat kerja keras yang keras (loh?) aku bisa jaga kebersihan dengan baik. malahan sekarang justru uang saku ku ditambah, terima kasih ya Allah
btw, kalo kalian mau tau kamar tidurku aku bisa kasih fotonya seperti yang dibawah ini
SEBELUM
tapi menurutku seharusnya " kebersihan itu sebagian dari uang" mau tau kenapa?? hanya di tri, gk ding. Aku bilang kayak tadi karena kata ibundaku (weee, alay) kalo aku gk jaga kebersihan kamar dengan baik maka uang saku bakal DIPOTONG !! kebayang gk sih !!
menjaga uang, ehh.. maksud ane kebersihan itu cukup sulit bagiku, yah, karena kalian tau sendiri kan aku tuh gimana, suka pipis di pojokan, pup di dicelana sambil kayang, mandi setiap 3 abad sekali, dll, gk lah gan, aku orangnya bersihan, gk mungkin kayak gitu, hehehe....
Nah,, akibat kerja keras yang keras (loh?) aku bisa jaga kebersihan dengan baik. malahan sekarang justru uang saku ku ditambah, terima kasih ya Allah
btw, kalo kalian mau tau kamar tidurku aku bisa kasih fotonya seperti yang dibawah ini
SEBELUM
SESUDAH
gimana?? bagus kan?? nah yang percaya dan bilang bagus itulah orang yang bego-nya tingkat dewa.
ngomong-ngomong soal menjaga kebersihan yang tadi, ternyata ada satu perkataanku yang aku rasa itu bener, yaitu menjaga kebersihan itu sulit. Buktinya waktu aku melakukan studi banding ke london, Inggris, aku menjumpai ilmuwan yang sangat tidak bisa menjaga kebersihan, untung aku ambil fotonya, agar aku tahu bahwa para ilmuwan bule itu suka seperti ini
ngomong-ngomong soal menjaga kebersihan yang tadi, ternyata ada satu perkataanku yang aku rasa itu bener, yaitu menjaga kebersihan itu sulit. Buktinya waktu aku melakukan studi banding ke london, Inggris, aku menjumpai ilmuwan yang sangat tidak bisa menjaga kebersihan, untung aku ambil fotonya, agar aku tahu bahwa para ilmuwan bule itu suka seperti ini
iyuuh,, untung-untung yg dibau i pake rexona.
jadi yang ingin aku tekankan disini adalah, kalo pingin banyak uang jgn ragu untuk menjaga kebersihan. Sekian terima kasih, semoga tidak bisa dijadikan pelajaran dan tidak ada hikmahnya.
gk amin ...
gk amin ...
Minggu, 29 Januari 2012
welkom
fuuhh..
udah 17 taon ini aku belum bukak blog ku, (padahal aku baru 15 taon). walah, udah lama gk bukak blog, sampe lupa caranya buat entri (loh?), sampe lupa sandi sendiri (lha trus gmn mbukaknya?), GJ -_-
hah,,
maap2 yg atas tadi gk terlalu penting, jgn dihiraukan gk perlu dibaca, kalo terlanjur di delete aja dalam pikiran kalian, trus di recycle bin nya juga, kalo perlu banting tu otak (waduh, mati dong?) -_-
walah, mlah gak jelas, aku tadi mau ngom apa yah?
oh iya
HAPPY NEW YEAR
(telat) -_-
udahan ah~
entri gk jelas gini diterbitin sapa sih yang nerbitin (loh?)
ya udah lah, aku cuma mau ngucapin slamat datang di blog ku buat aku ma gan bro dan gan sis, yang menunggu nunggu terbitan baru ku di blog, setelah menunggu kurang lebih 1 tahun, dari 2011-2012.
met baca aja deh :D
udah 17 taon ini aku belum bukak blog ku, (padahal aku baru 15 taon). walah, udah lama gk bukak blog, sampe lupa caranya buat entri (loh?), sampe lupa sandi sendiri (lha trus gmn mbukaknya?), GJ -_-
hah,,
maap2 yg atas tadi gk terlalu penting, jgn dihiraukan gk perlu dibaca, kalo terlanjur di delete aja dalam pikiran kalian, trus di recycle bin nya juga, kalo perlu banting tu otak (waduh, mati dong?) -_-
walah, mlah gak jelas, aku tadi mau ngom apa yah?
oh iya
HAPPY NEW YEAR
(telat) -_-
udahan ah~
entri gk jelas gini diterbitin sapa sih yang nerbitin (loh?)
ya udah lah, aku cuma mau ngucapin slamat datang di blog ku buat aku ma gan bro dan gan sis, yang menunggu nunggu terbitan baru ku di blog, setelah menunggu kurang lebih 1 tahun, dari 2011-2012.
met baca aja deh :D
Langganan:
Postingan (Atom)


